Dia itu
membuatkan aku selalu rindu
membuatkan aku rasa bahagia
membuatkan aku gelak ketawa
Dia itu
kadangkala aku hampa
kadangkala aku kecewa
kadangkala aku hiba
aku dan dia
aku suka dia
aku sayang dia
aku selalu rindu dia
Mungkinkah kelak...
dia itu cinta hatiku ?
Jumaat
Tentang Dia
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 28.1.11 0 kata hati
Khamis
Tentang Cinta
Apabila cinta menyapa
Langit gelap jadi bercahaya
Apabila cinta menjelma
Rasa rindu sering singgah di jiwa
Apabila cinta dekat dihati
Kasihnya menyelinap dalam mimpi
Apabila cinta di depan mata
Ibarat impian jadi nyata
Cintamu...menjadikan aku bahagia
Terima kasih kepada-Nya.
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 6.1.11 0 kata hati
Label: cinta
Selasa
Bila Hati Berbahasa
minggu ini
aku merasa seperti pisang rebah
adakala
tercacak seperti lembing tergadai
umpama jari ditangan, ada bercincin ada tidak
air diminum terasa sedih, nasi dimakan terasa sekam
namun aku berkata sendiri
pilihlah
berhati baja, berurat kawat
hari ini
seakan
mencari umbut di dalam batu
sepertinya dalam kilat ada kilau
di hati...seolahnya
dapat tak tercapai, jauh tak berantara
dan aku sedar
di mana api berpupuk, di situlah asap keluar
hendakku terbang tiada pula bersayap
ingin hati memandang pulau, sampan ada..pengayuh tiada
ibaratnya kaki untut dipakaikan gelang
mengapalah agaknya
limau masak sebelah, perahu karam sekerat?
sungguhpun merajuk air di ruang, hendak karam kan kutimba juga
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 23.6.09 2 kata hati
Label: cinta
Jumaat
Lagu Tema : SELAMAT HARI GURU
GURU PEMBINA NEGARA BANGSA
Bersedia melangkah megah
Walaupun sukar baktiku curah
Demi mu ibu pertiwi
Sumpah ku lafaz janji kukota
Berikrar eratkan bangsa
Kukuhkan cinta kepada Negara
Berjasa terus berjasa
Menyebarkan ilmu tiada batasnya
Guru Pembina Negara Bangsa
Gagah perjuangkan visi Negara
Bangunkan jiwa yang pelbagai rupa
Demi agama dan nusa tercinta
Guru Pembina Negara Bangsa
Tetap Unggul senadakan suara
Sehaluan menggapai matlamatnya
Cemerlang dan gemilangkan Malaysia
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 15.5.09 0 kata hati
Label: cinta
Ahad
Pulangkan
THE WIND BENEATH MY WINGS (Bette Midler)
It must have been cold there in my shadow,
to never have sunlight on your face.
You were content to let me shine, that's your way,
you always walked a step behind.
So I was the one with all the glory,
while you were the one with all the strength.
A beautiful face without a name -- for so long,
a beautiful smile to hide the pain.
CHORUS:
Did you ever know that you're my hero,
and ev'rything I would like to be?
I can fly higher than an eagle,
'cause you are the wind beneath my wings.
It might have appeared to go unnoticed,
but I've got it all here in my heart.
I want you to know I know the truth, of course I know it,
I would be nothing with out you.
(CHORUS)
Fly, fly, fly away,
you let me fly so high.
Oh, fly, fly,
so high against the sky, so high I almost touch the sky.
Thank you, thank you, thank God for you,
the wind beneath my wings.
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 19.4.09 0 kata hati
Label: cinta
Isnin
Indahnya Bahasa dari - Bila Pena Menari
Sebutir cinta
Terangnya di langit
Bak kejora impian
Tapi sekelip pandang
Hilangnya ditelan gelap
Sebutir cinta
Pernah bersumpah setia
Pengikat dua hati
Lalu mati dalam bisu
Dibunuh ego yang tolol
Sebutir cinta
Semalam ranum berbuah
Dipetik kasihnya
Hari ini tinggal nama
Sekadar najis di mata
Sebutir cinta
Tinggal hati berbekas parut
Ingatan yang pahit
Sumpah kalau masa bisa undur
Bayang sekali pun tidak ku pandang
Sebutir cinta
Biarpun percuma
Tak ku kotori tangan kerananya
Demi Tuhan
Laknatlah sang noda itu
Sebutir cinta
Bukti sebuah kesal
Kudis dan nanah hidup
Demi Tuhan
Bertemukah jalan maaf
Sebutir cinta
Dari Firdausi tertinggi
Itu yang aku cari
Demi Tuhan terbukalah
Pintu pintu keampunan
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 13.4.09 0 kata hati
Label: cinta
Jumaat
Damai rasa
Pagi indah mentari sinar
Esak tangis semakin hambar
Nan mengharumnya taman
Gilang gemilangnya waktu
Hebatnya suasana
Asyik bergurindam jiwa
Nun menuntun rasa
Caci mati dibenam
Ucapan cinta seakan ingin bersuara
Rahsia hati tertanam dalam
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 10.4.09 0 kata hati
Selasa
Ikhlas dalam dendam
Jambangan itu cantik
Amat cantik
Untuk aku di sini
Hadiah dari hati
Ikhlas kata memberi
Apalah ada pada kata ikhlas
Kalau sekadarnya tersirat
Untuk dendammu terbalas!
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 7.4.09 0 kata hati
Label: cinta
Pendusta Cinta
Pintu hati diketuk
Emosi dibelai
Nah, indah rasa!
Dup dap berdegup jantung
Usapan kasih berlarut
Sayang terpaut
Tertaut dua jiwa
Antara tulus dan dusta
Cinta makin bersemi
Indahnya pelangi
Nun jauh di pinggir bumi
Tetap dipuja hati
Antara kasihan dan simpati
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 3.3.09 0 kata hati
Jumaat
Senyuman Hati
Dinding itu sangat teguh
Impian itu terus berlangsung
Atapnya tetap melindung
Asakan cabaran bertimpa-timpa
Kan disambut dengan gembira
Akan menjadi pendorong setia
Nur itu sentiasa ada
Dinding itu masih di situ
Akan tetap di situ
Paparan keriangan
Ajakan kasih
Tetap seperti dulu
Apapun yang terjadi
Pasti Tuhan kan membalasi
Aduhai hati usahlah sangsi
Yang hak tetap hak
Antaranya sangat pasti
Nyanyian gemersik
Gah dipendengaran
Apapun yang berlaku
Kasihnya masih lagi disisi
Untuk menunaikan janji
Riangnya sang teruna
Apabila segala egonya dituruti
Senyumnya penuh bererti
Acapkali hatinya di sini
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 27.2.09 0 kata hati
Ahad
Tidak seindah Impian
Hari-hari meniti lalu
Suria menyinar saban waktu
Deras angin selembut bayu
Namun terik masih berpadu
Cerahnya terang cahaya
Suria itu sinarnya kelabu
Hening malam menemani
Cengkerik bersuara alunannya sendiri
Sepi dikedinginan membuat aku rindu
Pada segala janji yang belum ditunai
Pada segala sumpah yang masih bersisa
Malam itu sepi menghimpit rasa
Petang menjelma desirnya kurasa
Hujan membasahi bumi ditemani cahaya
Mewujudkan warna-warni sementara
Impian tersemai tidak lama
Kembali asal hilangnya seri haruman
Pelangi itu tidak seindah warnanya
Cinta itu pernah menjadi milikku
Cinta itu bersumpah setia
Kasih itu berjanji bersama
Kasih itu memberi jiwa
Cinta dan kasih itu impianku
Rindu bertapa tidak seindah Impian
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 18.1.09 0 kata hati
Label: cinta
Bicara Rindu Qasih
Kiranya dapat ku rungkaikan
bicara rindu ini menjadi satu
kiranya dapat kuhamparkan
resah rindu ini...
menjadi selimut malammu
akulah penunggu malam
yang paling setia.
Kiranya dapat ku ungkapkan
irama rindu ini menjadi lagu
kiranya dapat kutenun sutera rindu ini
menjadi selendang kasihmu
akulah penanti abadi yang tak pernah jemu
mengusung rindu di hujung pertemuan.
Andainya rindu itu penebat sebuah luka
andainya rindu itu penawar sebuah tangis
akulah perindu itu yang mengukir bahagia
di pintu kasihmu...
Namun akulah perindu walang
mengemis kasih di hujung air mata
mencipta rindu di bayang pertemuan
dan membelai potretmu di persada mimpi.
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 18.1.09 0 kata hati
Label: cinta
Secalit kata Qasih
menang tak semestinya juara
umpama tangis dan tawa
ada titis yang luruh mencalar jiwa
ada titis yang jatuh menjemput bahagia
umpama tawa terukir membawa madu
ada masanya membawa hempedu.
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 18.1.09 0 kata hati
Label: cinta
Sabtu
Nukilan Tinta Qasih
Bertanya pada diri
tentang takdir dan suratan
tentang hati dan budi
tentang hari ini dan semalam.
Lantas fikir membuka hikayat
rasional lantang mendebatkan.
Kata fikir:
takdir mengajak kita pasrah
suratan mengajar kita berserah.
Kata rasional:
takdir menuntut ketabahan
bukan sekadar pasrah semata
suratan menggamit kesedaran
agar tak kecundang dan hanya berserah.
Kata fikir:
hati itu lukisan keinsanan
budi itu cerminan peribadi.
Tapi kata rasional:
hati itu tak seluhur keinsanan
bertiangkan emosi berpasakkan nafsu
budi itu sekadarnya bukan peribadi
tunjangnya budaya akarnya bangsa.
Hujah fikir:
hari ini harus ditempuh
semalam harus ditinggalkan
kerana semalam telah berlalu
dan takkan mengubah hari ini.
Namun rasional tetap menegaskan:
tanpa semalam
hari ini hanyalah omongan kosong
dan igauan semata.
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 17.1.09 0 kata hati
Label: cinta
Hidup yang bagaimana.....
CINTA putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. CINTA terus berharap kalau dirinya dapat diselamatlkan. Lalu ia berdoa kepada Tuhannya, oh tuhan tolonglah saya, apa jadinya dunia tanpa saya, tanpa CINTA? Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, "CINTA! Mari cepat naik ke perahuku!"CINTA menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua reyot berjanggut putih panjang sedang mengayuh perahunya. Lalu Cepat-cepat CINTA naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Kemudian di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan CINTA dan segera pergi lagi.
-jinggo-
Nukilan ~Insan Biasa~ pada 3.1.09 0 kata hati
Label: cinta





